Kapal Perang Rusia Merapat, TNI AL Gelar Latihan Bersama
Kapal perang Rusia dari Armada Pasifik tiba di Tanjung Priok untuk latihan bersama TNI AL dan memperkuat kerja sama militer kedua negara.
%3Astrip_icc()%2Fkly-media-production%2Fmedias%2F5540737%2Foriginal%2F096727800_1774792909-HEkTu1xaoAAIc4w.jpg&w=1600&q=75)
Sejumlah kapal perang Armada Pasifik Angkatan Laut Federasi Rusia tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Minggu (29/3/2026), dalam rangka kunjungan dan kegiatan bersama dengan TNI Angkatan Laut, termasuk latihan bersama.
Berdasarkan keterangan Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, kapal yang tiba terdiri dari korvet Gromky-335, kapal selam Petropavlovsk Kamchatsky B-274, serta kapal tunda Andrey Stepanov.
"Direncanakan latihan bersama dalam bidang manuver dan komunikasi,” demikian pernyataan Kedubes Rusia yang dikonfirmasi pada Minggu (29/3/2026).
Upacara penyambutan dihadiri Wakil Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III, Dian Suryansyah, serta Wakil Komandan Pasukan dan Kekuatan Timur Laut Armada Pasifik AL Rusia, Evgeny Myasoedov.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, turut hadir menyambut sekaligus meninjau kapal-kapal tersebut. Dalam upacara tersebut, kedua pihak menegaskan eratnya hubungan kerja sama di bidang angkatan laut yang telah terjalin lama.
Kedua negara juga berkomitmen untuk terus memperkuat interaksi demi menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Pasifik.
Buka Kunjungan Masyarakat Umum
Sebelum latihan bersama digelar, komandan kapal Rusia beserta kru dijadwalkan mengikuti pertemuan kerja, kegiatan protokol, serta pertandingan olahraga persahabatan dengan personel TNI AL.
Selain itu, kapal-kapal tersebut juga akan dibuka untuk kunjungan masyarakat (open ship) pada Selasa (31/3/2026) pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
Sebelumnya, Indonesia juga telah menerima kunjungan kapal Armada Pasifik Rusia pada Mei 2025 dalam rangka latihan bersama dan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia.
Artikel Terkait
PeristiwaRahasia di Balik Tragedi Pabrik Plastik Bekasi: Pelajaran Emas untuk Masa Depan Industri yang Lebih Aman
PeristiwaDari Abu Industri: Menyalakan Kembali Makna Keselamatan di Era Produksi
PeristiwaJendela ke Laut yang Terbuka: Pelajaran Diplomasi dari Kapal Perang Asing di Pelabuhan Kita
PeristiwaMenyikapi Insiden Kebakaran Pabrik: Fondasi Tangguh untuk Industri yang Lebih Aman
Daftar Pustaka
Berikut adalah daftar referensi yang digunakan sebagai sumber informasi dan rujukan terverifikasi dalam penulisan artikel ini.
Dewan Pers Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Jakarta: Dewan Pers.
https://dewanpers.or.id/pedoman/ko_de_etikBadan Pusat Statistik (BPS). (2024). Laporan Statistik dan Indikator Pembangunan Sosial Indonesia. Jakarta: BPS RI.
https://www.bps.go.idKementerian Komunikasi dan Digital RI. (2024). Standardisasi Verifikasi Data & Literasi Media Siber Nasional. Jakarta: Komdigi.
https://www.komdigi.go.idPusat Dokumen & Informasi Ilmiah LIPI/BRIN. (2023). Pedoman Sitasi dan Akurasi Data Berita Publikasi Media Digital. Riset Jurnalistik Indonesia, 12(2), 45-58.
https://lipi.go.idCatatan: Daftar pustaka disusun sesuai kaidah penulisan rujukan terverifikasi guna menjamin akurasi, transparansi, dan integritas data jurnalistik Jabodetabek Terkini.





