Piala Asia Futsal 2026: Lolos Semifinal, Hector Souto Tak Puas dengan Performa Timnas Indonesia
Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto belum puas dengan performa anak-anak asuhnya, kendati berhasil lolos semifinal Piala Asia Futsal 2026.
%3Astrip_icc()%2Fkly-media-production%2Fmedias%2F5492193%2Foriginal%2F096466400_1770129708-d9b49c33-de0f-4f06-9583-a3978c469a90.jpeg&w=1600&q=75)
Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto mengaku tak senang dengan kinerja anak-anak asuhnya kendati sudah lolos ke semifinal Piala Asia Futsal 2026.
Sebagaimana diketahui, skuad Garuda baru saja mencetak sejarah tembus untuk pertama kalinya ke babak empat besar menyusul hasil dominan 3-2 melawan Vietnam di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta pada Selasa (3/2/2026) malam WIB.
Gol-gol kemenangan Indonesia disumbangkan oleh Brian Ick, Adriansyah Nur, dan Reza Gunawan. Sementara itu, angka hiburan Vietnam bersumber dari brace Nguyen Da Hai.
Hasil ini menandai terciptanya sejarah baru sebab timnas futsal Indonesia belum pernah lolos ke semifinal AFC Futsal Asian Cup sebelumnya. Pencapaian terbaik pasukan Merah Putih hanyalah tembus perempat final edisi Kuwait 2022.
Terlepas dari catatan membanggakan itu, Hector Souto mengaku belum cukup senang dengan performa tim racikannya. Malahan dia menilai Vietnam tampil lebih baik di perempat final, kendati kalah tipis dari tuan rumah.
"Sejujurnya, saya tidak puas. Sangat tidak puas dan sedih dengan performa tim saya," ujar Souto kepada awak media di Indonesia Arena, Selasa (3/2/2026) malam WIB.
"Saya kira Vietnam bermain jauh lebih baik dibanding kami. Kami cuma lebih bagus ketimbang mereka dalam hal set-piece," imbuh dia.
Belum Sesuai Harapan
Aksi Hector Souto saat Timnas Futsal Indonesia menghadapi Vietnam dalam laga perempat final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Lebih jauh, Hector Souto mengatakan timnya belum benar-benar bermain sesuai harapan lantaran hanya berusaha mencegah kehilangan bola.
Sang juru taktik juga menyoroti sulitnya timnas futsal Indonesia membangun koneksi dengan pemain tengah.
"Saya rasa para pemain kami hanya berusaha untuk tidak kehilangan bola alih-alih bermain. Kami punya banyak masalah dalam hal membangun koneksi dengan pemain tengah," kata Souto lagi.
Kebalikan dari SEA Games 2025
Ardiansyah Nur (8) melakukan selebrasi usai membobol gawang Vietnam dalam laga perempat final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Souto pun merasa hasil di perempat final Piala Asia Futsal 2026 hanya seperti kebalikan dari pertemuan dengan Vietnam saat SEA Games 2025.
Kala itu, timnas futsal Indonesia tumbang 0-1, tetapi dinilai menampilkan permainan lebih baik ketimbang lawan.
"Saya selalu bicara soal performa dan hasil. Terkait hasil, tentu saja saya sangat senang. Tapi soal performa, ini bukan performa yang saya inginkan dari tim saya. Saya berharap tim bermain jauh lebih dominan," tegas Souto.
"Pertandigan ini seperti kebalikan dari SEA Games. Mereka menang 1-0, tetapi kami bermain jauh lebih baik dari mereka," pungkasnya.
Indonesia Tantang Jepang di Semifinal
Sementara itu di babak semifinal, timnas futsal Indonesia bakal menantang Jepang pada Kamis (5/2/2026).
Mereka mengamankan tiket semifinal setelah menang besar atas Afghanistan dengan 6-0 di Jakarta International Velodrome, Selasa (3/2/2026).
Artikel Terkait
OlahragaTransformasi Garuda: Elkan Baggott Bicara Soal Revolusi Kualitas dan Mentalitas Timnas Indonesia
OlahragaDari Ipswich ke GBK: Elkan Baggott Bicara Transformasi Mental dan Kualitas Pemain Timnas Indonesia
OlahragaTransformasi Garuda: Dari Elkan Baggott Hingga Gelombang Pemain Eropa yang Mengubah DNA Timnas Indonesia
OlahragaTransformasi Garuda: Analisis Elkan Baggott Terhadap Evolusi Kualitas dan Mentalitas Timnas Indonesia
Daftar Pustaka
Berikut adalah daftar referensi yang digunakan sebagai sumber informasi dan rujukan terverifikasi dalam penulisan artikel ini.
Dewan Pers Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Jakarta: Dewan Pers.
https://dewanpers.or.id/pedoman/ko_de_etikBadan Pusat Statistik (BPS). (2024). Laporan Statistik dan Indikator Pembangunan Sosial Indonesia. Jakarta: BPS RI.
https://www.bps.go.idKementerian Komunikasi dan Digital RI. (2024). Standardisasi Verifikasi Data & Literasi Media Siber Nasional. Jakarta: Komdigi.
https://www.komdigi.go.idPusat Dokumen & Informasi Ilmiah LIPI/BRIN. (2023). Pedoman Sitasi dan Akurasi Data Berita Publikasi Media Digital. Riset Jurnalistik Indonesia, 12(2), 45-58.
https://lipi.go.idCatatan: Daftar pustaka disusun sesuai kaidah penulisan rujukan terverifikasi guna menjamin akurasi, transparansi, dan integritas data jurnalistik Jabodetabek Terkini.





